Semin: Lokomotiv Bukan Spartak Moscow

Lokomotiv bukan Spartak | PHOTO: Rubin-Kazan
43

Lokomotiv Moscow berhasil mengamankan posisi puncak dari Zenit St.Petersburg usai menang tipis 1-0 lawan Rubin Kazan (2/12). Dengan hasil ini mereka unggul enam poin dari pesaing terdekatnya yang mengoleksi 36 poin dari 19 pertandingan.

19 Pertandingan sudah dilalui, dan Lokomotiv berhasil meraih 13 kemenangan, dan hanya tiga kali kalah. Hasil ini membuat diri mereka disamakan dengan juara Russia Premier League musim lalu, Spartak Moscow. Spartak juga hanya kalah tiga kali dalam 19 laga pertama mereka di liga musim lalu sebelum menjadi juara. Namun, Yuri Semin selaku pelatih Lokomotiv ogah timnya disamakan dengan Spartak.

“Kami tidak bisa disamakan dengan klub apapun. Kami memiliki tim sendiri. Tim bagus dengan pemain-pemain yang hebat pula,” Kata Semin kepada Championat. “Apabila membicarakan Spartak, kami beda dengan mereka. Terkadang kami main lebih bagus. Namun pada lain waktu, kami main lebih buruk dibandingkan mereka. Kami bukan Spartak,” Lanjutnya.

Lokomotiv, dan Spartak tidak memiliki rivalitas khusus. Spartak lebih melihat CSKA, dan Dynamo sebagai dua rival sekota mereka. Laga melawan CSKA disebut sebagai ‘Main Moscow Derby‘ atau ‘Derby Utama Moscow’. Sementara Spartak melawan Dynamo Moscow adalah rivalitas tertua di ibukota Rusia. Namun, Yuri Semin tetap tidak mau timnya dibanding-bandingkan dengan klub lain.

Enggan Membicarakan Peluang Juara

Menurut Yuri Semin, meski timnya tengah berada di puncak klasemen, Lokomotiv Moscow belum dapat bicara tentang peluang juara. Ia bahkan mengatakan bahwa Lokomotiv belum satu level dengan klub lainnya.

“Jika kita ingin bersaing dengan klub lain, harus ada tambahan kekuatan. Lini mana yang perlu diperkuat, itu jadi urusan internal klub. Namun kita perlu terus menambah pundi-pundi poin, serta mendatangkan pemain terbaik,” Kata Semin kepada RIA Novosti.

Salah satu posisi yang bisa menjadi buruan Lokomotiv Moscow di bursa transfer musim dingin adalah seorang bek. Pasalnya, saat melawan Rubin Kazan kemarin (2/12), mereka kehilangan palang pintu asal Ukraina, Taras Mykhalyk.

Bek veteran itu tak tergantikan di lima pertandingan terakhir Lokomotiv Moscow. Sayangnya,ia harus ditarik pada menit ke-60 saat Lokomotiv menjamu Rubin Kazan. Menurut Semin, Mykhalyk akan absen sampai dengan tahun depan, dan bisa lebih parah jika ada trauma pada ototnya.

“Tahun ini sudah berakhir untuknya [Mykhalyk]. Tapi akan ada jeda untuk pemulihan, ia dapat berlibur, dan pulih kembali,” Kata Semin usai pertandingan.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.