Sebuah Skenario: Bagaimana Leeds Geser Fulham di Zona Play-off

Leeds & Fulham saling sikut | PHOTO: Twitter / @LUFC
30

Setelah Brighton & Hove Albion serta Newcastle United memastikan diri mereka naik ke Liga Premier Inggris musim depan, hanya tersisa satu tiket bagi klub EFL Championship untuk promosi dan bermain di divisi tertinggi sepak bola Inggris, mulai periode 2017/18.

Saat ini, tiket tersebut masih bisa diraih oleh lima klub, namun nantinya hanya akan ada empat yang berpeluang memperebutkannya di fase play-off. Leeds United, Huddersfield, Reading, Sheffield Wednesday, dan Fulham saat ini sedang bersiap menghadapi dua laga penentuan liga, sampai pada akhirnya salah satu di antara mereka harus rela bermimpi untuk setidaknya satu musim lagi.

Leeds merupakan tim non-unggulan, performa mereka tengah menurun, dan berada di luar zona play-off, yang diisi Sheffield Wednesday, Reading, Huddersfield, serta Fulham secara berurutan. Tapi selisih tiga poin Leeds dengan kompetitor terdekat, yakni Fulham membuat semuanya terasa mungkin bagi empu Elland Road.

Tidak sekedar matematis, tapi ada peluang cukup besar untuk Leeds naik menggantikan The Cottagers di pos terakhir zona play-off. Bayangkan seperti ini:

Setelah dibantai Fulham di kandang, Huddersfield Town kembali gagal raih poin penuh kala menghadapi Wolverhampton Wanderers. Meski telah mencetak gol lebih dulu, tim asuhan David Wegner gagal mendominasi pertandingan, dan laga terbuka tersebut jadi medan perang, aksi saling balas gol higga skor akhir 2-2 menutup pekan ke-44 mereka.

Meski hanya meraih satu poin, Huddersfield akan memulai pekan berikutnya di posisi tiga klasemen, unggul tiga angka dari Sheffield Wednesday, dan juga memiliki selisih gol lebih baik dari Reading FC.

Pekan 45 dimulai:

3. Huddersfield Town – 79 poin

4. Reading FC – 79 poin

5. Sheffield Wednesday – 78 poin

6. Fulham – 76 poin

7. Leeds United – 73 poin

Kelima tim tersebut kemudian main bersamaan di pekan ke-45, Reading menang dengan meyakinkan melawan Wigan, dan paksa The Latics terdegradasi ke League One, temani Rotherham yang sebelumnya sudah dipastikan turun. Sementara itu, Huddersfield yang minim waktu istirahat gagal fokus, dan kembali gagal raih tiga poin di Midlands setelah tendangan jarak jauh Craig Gardner selamatkan Birmingham dari kekalahan jelang laga berakhir. Skor akhir, 1-1.

Meski momen dramatis terjadi di St.Andrews, lampu sorot akan ditujukan pada Portman Road, kandang Ipswich Town. Masalahnya, Sheffield Wednesday yang tak terkalahkan di enam laga terakhir, termasuk menyabet lima kemenangan, akhirnya tumbang.

Memiliki rekor kandang impresif, Ipswich berhasil menahan gempuran Garry Hooper dan rekan-rekannya, dan mencetak dua gol melalui serangan balik. Ipswich menang, dan berhasil perpanjang rekor tak terkalahkan di kandang mereka yang telah dimulai sejak  Januari.

Nasib sial juga dialami Fulham, Meski diri mereka selalu mencetak gol sejak pekan ke-31 EFL Championship, tim asuhan Slavisa Jokanovic gagal mengalahkan produktivitas dari Brentford yang sebelumnya telah berhasil membobol gawang lawan sama sebanyak tim promosi, Brighton. Fulham kalah di Craven Cottage setelah menyapu bersih 12 poin dari empat laga terakhir mereka.

Sementara Leeds United yang hanya mengemas delapan poin dari 10 laga terakhir, kini mengamuk di kandang sendiri. Korbannya adalah Norwich City yang sudah tak memiliki kepentingan pada musim ini. Pada akhirnya, klasemen berubah menjadi:

3. Reading FC – 82 poin

4. Huddersfield Town – 80 poin

5. Sheffield Wednesday – 78 poin

6. Fulham – 76 poin

7. Leeds United – 76 poin

Menuju pekan terakhir EFL Championship 2016/17, Leeds United masih berada di luar zona play-off karena kalah selisih gol dengan Fulham.

Pada pekan terakhir EFL Championship, semua pertandingan dilakukan secara serentak. Kali ini Huddersfield bertemu Cardiff City, Reading bertandang ke Pirelli Stadium, milik Burton Albion, Wigan yang sudah terdegradasi jamu Leeds United, dan Fulham bentrok dengan sesama pesaing play-off Sheffield Wednesday di Hillsborough.

Huddersfield mendominasi pertandingan melawan Cardiff, menutup musim ini di hadapan pendukung sendiri, mereka sukses unggul cepat, 1-0, dan menjelang akhir babak pertama, Wigan sukses membobol gawang Leeds United, saat dua laga lainnya masih imbang tanpa gol.

Klasemen akhir babak pertama, pekan terakhir EFL Championship:

3. Reading FC – 83 poin

4. Huddersfield Town – 83 poin

5. Sheffield Wednesday – 79 poin

6. Fulham – 77 poin

7. Leeds United – 76 poin

Mendengar bahwa Leeds United sedang tertinggal, Sheffield Wednesday dan Fulham, dua klub yang bisa ditarik keluar zona play-off oleh rival Manchester United tersebut mulai bermain santai. Menjaga asa, berbagi poin sambil melihat kondisi raut wajah di tribun dan juga pinggir lapangan.

Gol kembali tercipta guna memanaskan persaingan lima klub tersebut, bukan dari DW, tapi Pirelli Stadium. Gelandang penuh pengalaman, Lloyd Dyer membawa tuan rumah, Burton unggul atas Reading, dan membantu Huddersfield naik ke posisi tiga klasemen.

Tidak ada perubahan skor lagi hingga satu jam pertandingan berjalan, tapi lima menit kemudian, Chris Wood berhasil membawa Leeds samakan kedudukan dengan Wigan, dan kembali membuka asa mereka untuk ikut play-off.

Tak lama setelah itu, giliran mantan bek Arsenal, Kyle Bartley, menanduk masuk bola kiriman Pablo Hernandez untuk membawa Leeds berbalik unggul 2-1. Sudah dipastikan bermain di League One, para punggawa Wigan bermain terbuka, berusaha mencari gol penyeimbang. Namun Leeds kembali membobol gawang mereka, dan kunci tiga poin di menit ke-80 pertandingan.

Hanya ada satu gol tambahan tercipta dari tiga pertandingan lainnya, lewat kaki Aaron Mooy yang gandakan keunggulan Huddersfield jelang bubaran. Reading harus ditekuk Burton dengan skor tipis 1-0, sementara duel antar pesaing play-off menjadi anti-klimaks setelah skor kacamata bertahan hingga akhir.

Klasemen akhir zona play-off EFL Championship:

3. Huddersfield Town – 83 poin

4. Reading FC – 82 Poin

5. Sheffield Wednesday – 79 poin

6. Leeds United – 79 poin

7. Fulham – 77 poin

Leeds berhasil lolos ke play-off setelah menarik Fulham keluar, mereka sukses melaju hingga partai final setelah mengalahkan Huddersfield Town setelah menjalani drama adu penalti.

Namun kisah indah mereka harus berakhir setelah Sheffield Wednesday menang pada partai pamungkas untuk kembali ke Premier League yang mereka tinggalkan 17 tahun lalu. The Owls menjadi klub promosi terakhir untuk Premier League 2017/18!

Tapi ini hanyalah skenario di dalam kepala yang  berhasil dituangkan ke dalam sebuah tulisan. Tidak ada yang tahu bagaimana liga terkeras Eropa ini akan berakhir, dan di situ keindahannya.

Untuk prediksi belaka, Sheffield Wednesday menyusul Brighton dan Newcastle United ke Premier League, sementara Blackburn turun bersama Wigan serta Rotherham meskipun berhasil meraih dua poin dari laga melawan Aston Villa dan Brentford, The Rovers gagal menggeser Birmingham City yang unggul satu angka dari mereka.

Satu poin yang diraih Birmingham dari Huddersfield menjadi alasan mereka bertahan.

20. Queens Park Rangers – 51 poin

21. Birmingham City – 48 poin

22. Blackburn Rovers – 47 poin

23. Wigan Athletic – 41 poin

24. Rotherham United – 24 poin

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.