Sang Ibu Jadi Alasan Abdul Rachman Tolak PSM Makassar

Abdul Rachman menetap di tempat kelahirannya | PHOTO: Borneo FC
105

Bek Borneo FC, Abdul Rachman mengaku dirinya akan tetap bertahan di Samarinda meski diminati klub papan atas seperti PSM Makassar. Pemain yang menjaga sisi kiri pertahanan Pesut Etam itu merasa nyaman hidup di Samarinda, dan tak ingin jauh dari keluarganya.

“Ibu bilang kepada saya untuk tidak main terlalu jauh. Jadi Borneo FC tetap prioritas saya saat ini. Semoga saja negosiasinya lancar, dan saya bertahan di Samarinda. Kontrak jangka panjang bahkan akan lebih bagus,” Kata Abdul Rachman ke Kaltim Post.

Sebelumnya, Jawa Post mengabarkan bahwa nama pemain andalan Borneo FC itu berada di radar PSM, tetapi berkat Sang Ibu, pria yang tampil lebih dari 2.300 menit di Liga 1 2017 memilih untuk bertahan.

Incaran Persib Utamakan Borneo FC

Selain Abdul Rachman, gelandang Borneo FC, Abdul Aziz, juga mengaku lebih mendahulukan Pesut Etam meski ada klub lain yang meminati jasanya. “Saya masih memiliki kontrak dengan Borneo FC, bulan depan pasti akan ada pembicaraan terkait hal itu,” Kata Aziz.

Meski demikian, Abdul Aziz meminta jam terbang yang lebih banyak jika dirinya ingin dipertahankan oleh pihak klub. Menurutnya, duduk di bangku cadangan membuat dirinya merasa kesulitan di Samarinda.

“Ini memang musim yang sulit bagi saya karena kekurangan jam terbang. Saya kurang mendapat kepercayaan, dan pada akhirnya itu mempengaruhi performa di lapangan. Tapi saya akan menghormati kontrak yang ada.”

Menurut laporan Jawa Post, nama Aziz sedang menjadi incaran Persib Bandung untuk musim kompetisi 2018. Namun, Aziz enggan bicara banyak tentang rumor tersebut. Menurutnya, di klub apapun dirinya bermain, dia akan berusaha keras, dan memberikan yang terbaik untuk tim.

Abdul Aziz sempat dipinjamkan Borneo FC ke klub Liga 2, Kepri Jaya sebelum dipanggil kembali ke Samarinda. Namun ketika sudah pulang, dirinya hanya mendapatkan 325 menit di lapangan. Dia lebih sering jadi cadangan, bahkan beberapa kali tidak masuk ke dalam skuad, dan harus menyaksikan teman-temannya bermain dari tribun penonton.

Pada musim kompetisi 2017, Borneo FC berhasil masuk 10 besar klasemen Liga 1. Mereka mengoleksi 52 poin dari 34 pertandingan yang tersedia.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.