REVIEW Ligue 1: Olympique Lyon VS AS Monaco

3-2

Lyon berhasil raih tiga poin krusial | PHOTO: Twitter / @OL
160

Tanpa Radamel Falcao, Leonardo Jardim mengandalkan Keita Balde sebagai ujung tombak AS Monaco lawan Olympique Lyon (!4/10). Falcao, dan Tielmans jadi dua nama utama yang diistirahatkan Jardim pada laga kali ini. Sementara Jemerson, Lemar, dan Joao Moutinho tetap masuk ke dalam pilihan utama.

Bruno Genesio juga memberi kesempatan untuk beberapa pemainnya untuk beristirahat pada pertandingan ini. Memphis Depay, Rafael, dan Jordan Ferri, semua duduk di bangku cadangan. Sementara Bertrand Trore, Nabil Fekir, dan Mariano Diaz tetap mengisi susunan utama.

Pertandingan berlangsung dengan cepat. Kedua tim berusaha langsung menekan satu sama lain. Baru 11 menit berjalan, Olympique Lyon langsung membuka keunggulan lewat Mariano Diaz. Mantan pemain Real Madrid itu sambut umpan Nabil Fekir di tiang jauh, dan membobol gawang Danijel Subasic.

Sayangnya, keunggulan Lyon tidak bertahan lama. Ronny Lopes langsung membalas memanfatkan bola yang disodorkan Balde Keita. Gelandang Portugal itu memecah pertahanan Lyon, dan ceploskan bola ke gawang Anthony Lopes. Belum genap 20 menit pertandingan berlangsung, masing-masing tim sudah membobol gawang lawan mereka.

Lyon kembali unggul dengan cara yang menyerupai gol pertama. Kali ini Fekir mencatatkan namanya di papan skor, manfaatkan umpan tarik Mendy yang menusuk sisi kanan pertahanan Monaco. Sialnya, lagi-lagi penyakit Olympique Lyon kambuh. Tak lama setelah gol Fekir, kemelut terjadi di kotak penalti Lyon. Adama Traore yang membangun serangan tersebut bebas berdiri di luar kotak, dan menyambut bola liar untuk samakan skor.

Lyon berusaha untuk mengembalikan keunggulan mereka. Terus menekan Monaco hingga akhir babak pertama. Tapi bukan menghasilkan gol, Lyon mendapatkan kartu kuning di akhir babak pertama. Nabil Fekir mendapatkan kartu kuning pertama dalam laga ini akibat diving.

Daya Magis Kapten

Babak pertama berakhir dengan skor imbang 2-2, dan ketika peluit berbunyi memulai 45 menit kedua, Monaco langsung berusaha menekan tuan rumah. Mereka berhasil mendapatkan dua tendangan bebas untuk memberi keunggulan pertamanya selama pertandingan. Tapi upaya Joao Moutinho, dan Lemar masih gagal menembus pertahanan Lyon.

Tuan rumah berusaha bermain tenang, dan memainkan oper-operan pendek. Namun tidak ada peluang berarti yang mereka ciptakan sampai menit ke-65. Saat itu Mariano Diaz melepas tendangan keras menyusur tanah, tapi upayanya masih berhasil ditepis Subasic.

Jardim, dan Genesio sama-sama belum puas dengan satu poin. Memphis Depay masuk untuk Lyon tepat saat waktu pertandingan menujukkan menit ke-60. Sementara Boschilla, dan Tielmans dimasukkan Jardim menjelang tambahan waktu.

Saling bergantian menyerang, skor masih imbang 2-2 hingga waktu normal berakhir. Tambahan waktu empat menit diberikan oleh ofisial pertandingan. Tepat di menit ke-94, Lyon mendapatkan tendangan bebas di dekat kotak penalti Monaco. Kapten Lyon Nabil Fekir naik menjadi eksekutor, dan bobol gawang Subasic untuk bawa Les Gones menang 3-2.

Hasil Antisipasi

Usai pertandingan Nabil Fekir mengatakan kepada media bahwa tendangan bebas krusialnya merupakan hasil dari latihan sebelum hadapi AS Monaco. “Saya dan tim pelatih sudah berbicara banyak, dan mengantisipasi bola mati. Kami membicarkan berbagai peluang untuk menembus pagar betis,” Aku Fekir seperti ditulis laman resmi Olympique Lyon.

Kemenangan ini mengangkat Lyon ke posisi tiga klasemen dengan 16 poin, sama dengan Marseille, dan Nantes yang baru akan bermain esok hari. Tiga poin dari AS Monaco juga mengakhiri rentetan kegagalan Lyon di lima pertandingan terakhir mereka.

Sebelumnya mereka hanya menghasilkan empat hasil imbang dan satu kekalahan di semua kompetisi. Nabil Fekir juga menyadari krusialnya kemenangan melawan Monaco dini hari tadi (14/10). “Ini adalah hasil penting bagi kami. Semoga mengawali kesuksesan yang lari dari kami di beberapa pertandingan terakhir,” Katanya.

“Saya mungkin mencetak gol krusial, tapi kemenangan kami diciptakan secara koletif. Tak ada gunanya fokus ke satu orang,” Lanjut Fekir.

AS Monaco Layak Dapat Poin

Sementara Leonardo Jardim merasa timnya layak untuk mendapatkan poin di pertandingan tersebut. “Saya rasa imbang adalah hasil yang adil. Kami berhasil bermain dengan baik di laga itu. Bahkan lebih baik¬† babak kedua,” Kata Jardim usai pertandingan.

Ia memang mengaku bahwa timnya kesulitan menahan gempuran Lyon, tapi secara keseluruhan dirinya cukup puas. “Sulit memang berada di bawah tekanan tuan rumah sejak awal pertandingan. Tapi kami berhasil untuk mencari stabilitas permainan di lapangan.”

Penjaga gawang AS Monaco Danijel Subasic juga mengaku membuat kesalahan dan bertanggung jawab atas kegagalan timnya meraih poin. “Setiap pejaga gawang harus bisa menahan tendangan bebas itu. Tidak ada cara lain tentang itu. Saya yang bertanggung jawab, karena itu adalah tugas penjaga gawang,” Jawab Subasic terkait tendangan bebas Fekir.

Kekalahan dari Lyon tidak menggeser AS Monaco dari posisi kedua klasemen sementara. Tim asuhan Jardim masih terpaut tiga poin dari Paris Saint-Germain (PSG) yang akan bertandang ke Dijon nanti malam.

Nilai Pertandingan: 

Permainan jalan seimbang? YA.
Tempo Tinggi? YA.
Hujan Gol? YA.
Gol indah? YA.
Intensitas? YA.
Drama? YA.

Nilai Akhir: 5/5
A CLASSIC!

*Nilai pertandingan diberikan setiap review atau tinjau ulang. Setiap aspek memiliki satu poin, kecuali aspek gol. Masing-masing dari aspek gol dinilai setengah. Sementara nilai drama dinilai dari kejadian di luar pertandingan. Intensitas dinilai dari kejadian di dalam lapangan.*

You might also like More from author

1 Comment

Leave A Reply

Your email address will not be published.