PREVIEW Ligue 1: Olympique Lyon vs AS Monaco – Mencari Pijakan

KICK-OFF: 14/10/2017 - 01.45 WIB

Pertemuan pertama di Stade de Lumieres (2016), Lyon bantai AS Monaco 6-1 | PHOTO: ESPN FC
165

Divisi tertinggi Perancis, Ligue 1 baru delapan pekan berjalan, tapi Paris Saint-Germain (PSG) seakan sudah tak punya lawan. Motta dan kawan-kawan saat ini unggul empat poin dari pesaing terdekat AS Monaco. Angka yang bisa dibilang sedikit, apalagi mengingat ini baru awal musim. Namun, melihat performa Les Monegasques akhir-akhir ini, Leonardo Jardim nampaknya memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk pertahankan gelar.

Baru menelan satu kekalahan di liga ketika tandang ke Nice awal bulan lalu, Radamel Falcao dan kawan-kawan hanya meraih dua kemenangan di lima laga terakhir mereka. Klub promosi Strasbourg ditekuk 3-0 di Stade Louis II, dan Lille dihajar 0-4 ketika mereka bertamu ke Pierre-Mauroy.

Lille mungkin memiliki reputasi di Perancis, tapi mereka tidak lagi ada di jamannya Nolan Roux. Sejauh ini tim yang dibela Anwar El-Ghazi itu baru sekali meraih kemenangan. Itupun di laga pembuka melawan FC Nantes arahan Claudio Ranieri. Semua hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan untuk Monaco.

Sama seperti saat pra-musim, Monaco berhasil memenangkan laga melawan tim seperti SKN St.Polten, serta Stoke City. Tapi mereka gagal ketika berhadapan dengan PSV, Fenerbahce, dan Sporting CP. Gagal memberi hasil terbaik melawan tim selevel masih menghantui mereka sampai saat ini.

Kalah dari PSG di Trophee des Champions alias Piala Super, dan belum pernah menang di UEFA Champions League. Mereka bahkan saat ini sedang menjadi juru kunci grup setelah kalah dari FC Porto sebelum kualifikasi Piala Dunia memanggil. Satu-satunya lawan sepadan yang berhasil dikalahkan adalah Marseille, dengan skor fantastis 6-1. Sialnya saat itu Marseille juga belum menemukan pijakan mereka, berbeda dengan sekarang.

Sesama Pesakitan
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2015/06/21/20/1434914552092_lc_galleryImage_Colombia_s_forward_Radame.JPG
Falcao diistirahatkan | PHOTO: Daily Mail

Menghadapi Olympique Lyon di Stade des Lumieres, Jardim harus bisa memanfaatkan ketajaman ‘El Tigre’, yang sudah mencetak 12 gol sejauh ini. Hingga pekan ke delapan, AS Monaco adalah tim terproduktif kedua Ligue 1. Hampir 60% gol Monaco, melibatkan Falcao (13/22).

Falcao krusial untuk memastikan tiga poin tandang Monaco melawan Lyon yang belum merasakan kemenangan di lima laga terakhir mereka. Empat imbang, dan satu kali kalah, Memphis Depay, Bertrand Traore, dan lainnya kelihatan gugup di lapangan.

Empat pertandingan yang berakhir dengan hasil imbang di lima laga terakhir awalnya dibuka dengan gol dari Lyon. Tapi pada akhirnya mereka hanya mengemas satu poin. Apollon Limassol, dan Atalanta berhasil kunci skor 1-1 di UEFA Europa League. Sementara Dijon, dan Angers mendapat hasil 3-3 lawan tim asuhan Bruno Genesio itu. Padahal Genesio sempat melihat anak-anaknya unggul dua kali, baik melawan Dijon ataupun Angers. Tetap saja hasilnya imbang saat peluit panjang berbunyi.

Melihat kondisi ini, Jardim harus berani menginjak pedal gas, dan melepas harimau buas miliknya dini hari nanti. Tapi Ia tidak berpikir demikian, dan akan memberi waktu istirahat ke beberapa pemain yang baru membela tim nasional masing-masing. Nama Falcao termasuk dalam rencana itu.

“Memainkan Falcao melawan Lyon sama saja membunuh dirinya. Dia baru bermain untuk Kolombia, dan harus melakukan perjalanan yang cukup jauh. Butuh 48 jam untuk kondisi tubuhnya kembali normal,” Kata Jardim ke Quest-France.

Tidak Ada yang Menertawai Singa
http://sport24.lefigaro.fr/var/plain_site/storage/images/football/ligue-1/actualites/qui-es-tu-mariano-diaz-872767/23373008-1-fre-FR/Qui-es-tu-Mariano-Diaz.jpg
Zidane kagum teknik Fekir & sarankan Mariano ke Lyon | PHOTO: Le Figaro

Selain Falcao, Jardim juga belum bisa menggunakan Diakhaby, dan Jovetic yang tengah cedera. Keita Balde, dan Carrillo mungkin akan dipasang untuk menghadapi Lyon. Keita yang menjadi sensasi di Lazio musim lalu baru bermain dua kali untuk Monaco. Sementara Carrillo sudah tujuh kali merumput, tanpa memberikan satupun kontribusi yang menjadi gol.

Jika mengikuti perkataan Jardim, bukan hanya Falcao yang akan absen. Tapi juga Moutinho, Lemar, Sidibe, dan Tielmans. Atau mungkin mereka akan diturunkan tapi tidak untuk 90 menit, karena ada perbedaan satu sampai dua hari antara laga kualifikasi di Eropa, dan Amerika Selatan. Jemerson, dan Jorge Moraes yang kemungkinan besar juga akan diberi istirahat penuh oleh Jardim.

Menyisakan Gilk, Subasic, dan Ronny Lopes, pemain pilihan utama yang siap turun 90 menit. Ini sama saja AS Monaco memandang sebelah mata Lyon. Menertawakan Si Singa, dan kita tahu dari kisah Paul Bright, dan Matt Buckingham, Raja Hutan akan mengaum jika ditertawakan!

Kekesalan sudah menumpuk di diri pemain Lyon, tertama Anthony Lopes. Saat konfrensi pers jelang laga, penjaga gawang Portugal itu mengaku kesal dengan hasil melawan Angers. Menurutnya imbang 3-3 itu adalah sesuatu yang gila, dan Ia ingin pastikan tiga poin melawan AS Monaco.

“Pertandingan lawan Angers itu di luar akal sehat! Kami harus memenangkan laga ini, kemudian memulai momentum. Apalagi Monaco adalah salah satu unggulan. Tiga poin akan sangat berharga buat kami,” Kata Lopes. Bruno Genesio selaku nahkoda tim juga mengaku tahu harus berbuat apa ketika berhadapan dengan Jardim.

Lyon mungkin tak pernah menang di lima laga terakhir mereka. Tetapi mereka ganas di depan gawang lawan, mencetak delapan gol di lima pertandingan tersebut. Tanpa satupun pemain cedera setelah masa jeda internasional, Genesio bersiap menurunkan tim terbaiknya. Mengandalkan Nabil Fekir, dan Mariano Diaz. Dua pemain yang mendapat pengakuan Zinedine Zidane.

PREDIKSI: 2-0

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.