PRA-MUSIM: PERSIB

Menekan Ekspektasi Tim Baru!

Tim pelatih Persib tidak menjamin tempat pemain | PHOTO: Persib
606

Seakan belajar dari kegagalan musim lalu, Persib Bandung berusaha untuk menekan ekspektasi mereka pada Liga 1 2018. Hal ini tercermin dari ucapan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Teddy Tjahjono di sela-sela kongres tahunan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) beberapa hari lalu.

“Kami tidak ada target khusus untuk Piala Presiden. Realistis saja, karena persiapan baru dimulai dari Desember. Tapi untuk liga, setidaknya kami memiliki target minimal untuk pelatih. Jelas semua ingin hasil terbaik,” Ungkap Teddy yang enggan membeberkan target Persib di liga musim ini kepada Bolalob.

Hal yang sama juga diutarakan Asisten Pelatih Herrie Setyawan di situs resmi klub. “Kita melangkah perlahan saja, yang penting lolos grup terlebih dahulu di Piala Presiden,” Jelasnya.

Berbeda dengan musim lalu, di mana Persib Bandung merupakan salah satu tim yang mengincar gelar juara Liga 1 di awal kompetisi, kali ini tim asal Jawa Barat itu mencoba untuk realistis. Mengingat, tim mereka ditangani oleh pelatih baru, Roberto Carlos Mario Gomez.

Mario Gomez datang dari klub asal Malaysia, Johor Darul Tazim, dan semenjak kedatangannya, kubu Persib nampak terkesan dengan menu latihan yang ia berikan. Membawa anak-anak asuhnya ke Batam untuk pemusatan latihan, Mario Gomez fokus membenahi pertahanan, dan memperkuat kerja sama tim. Mereka bahkan sempat mengadakan sesi latihan malam khusus untuk sektor pertahanan.

Asisten Pelatih Persib Fernando Soler mengatakan dirinya puas dengan hasil yang dilihatnya selama latihan. Menurutnya, pemain yang turun mengikuti uji coba melawan kumpulan pemain dari Liga 2 sudah cukup menunjukkan kualitas mereka.

“Walaupun masih ada kekurangan, kami senang melihat anak-anak muda Persib bisa bermain dengan atmosfer positif. Kami yakin mereka akan terus berkembang di kemudian hari,” Kata Soler seperti dikutip bola.com.

Persib Bandung menjalani pemusatan latihan tanpa beberapa pemain utama mereka yang dipanggil untuk membela tim nasional. Meskipun begitu, salah satu bek senior Persib, Tony Sucipto mengaku sesi latihan tidak terganggu.

“Itu bukan masalah, masih ada waktu untuk berlatih nanti. Menurut saya semua, sudah siap untuk pertandingan,” Akunya kepada Liputan6.com. Gelandang Maung Bandung, Atep juga percaya bahwa latihan di Batam tetap akan memberikan hasil sekalipun dengan skuad terbatas.

“Pemusatan latihan ini bukan hanya untuk meningkatkan kerja sama. Tapi juga ada uji coba untuk mengetahui kemampuan tim. Walaupun tidak lengkap, pasti ada target yang ingin dicapai oleh pelatih,” Kata pemain 32 tahun itu di situs resmi klub.

Melihat respon positif dari pemain, pihak manajemen juga ikut percaya diri bahwa keputusan mereka menunjuk Mario Gomez bukanlah sebuah kesalahan. “Beberapa dari mereka mengatakan semuanya baik. Mulai dari cara latihan, hingga pendekatan personalnya. Mario Gomez sangat disiplin,” Puji Teddy Tjahjono.’

Tanpa Tim Inti

Masih mempertahankan Achmad Jufryanto, Sergio van Dijk, dan Michael Essien, Fernando Soler meminta para pemain Persib untuk selalu siap. Pasalnya, tak ada pemain inti dalam tim Persib saat ini. “Semuanya harus siap. Kami akan terus evaluasi, dan semuanya punya peluang masuk ke dalam 11 pemain utama,” Jelasnya.

“Kita bisa cari alternatif lain. Masih ada beberapa pilihan di dalam tim ini,” Lanjut Soler.

Semasa mempersiapkan diri mereka, para pemain Persib rela untuk tidak mendapatkan libur guna mematangkan tim jelang Piala Presiden. Mereka juga mendapat suntikan moral setelah Ezechiel N’Douassel pulih dari cedera, dan Kim Jeffrey Kurniawan memperpanjang kontraknya hingga 2021.

Persib juga kedatangan beberapa pemain baru seperti Victor Igbonefo, Bojan Malisic, dan Oh In-Kyun. Ketiganya juga berhasil memuaskan hati Mario Gomez untuk saat ini, tapi itupun belum bisa menjamin posisi inti di Persib. “Mereka semua ada dalam kondisi bagus, tapi mereka perlu memahami pemain yang lain,” Kata Pelatih asal Argentina tersebut.

Syarat memahami sesama dari Mario Gomez juga berlaku kepada Igbonefo, dan Oh In-Kyun, yang sebenarnya tidak asing dengan kompetisi sepak bola Indonesia. Nantinya, tim pelatih Persib akan melakukan evaluasi melalui Piala Presiden 2018. Mereka juga tak segan untuk melepas para pemain yang tak sesuai dengan harapan pada kompetisi tersebut.

“Kami bertanding di Piala Presiden untuk melakukan evaluasi pemain. Siapa saja yang siap untuk kompetisi mendatang. Siapa saja yang harus dilepas karena tidak memunuhi ekspektasi. Semoga saja Persib akan menjadi juara Piala Presiden,” Kata Soler.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.