Pep Akui Ingin Pertahankan Pengganti Ousmane Dembele

Jadon Sancho ingin dipertahankan Guardiola | PHOTO: Twitter / @sanchooo10
84

Borussia Dortmund berhasil mendapatkan pengganti Ousmane Dembele di hari terakhir bursa transfer musim panas. Pemain muda bernama Jadon Sancho itu didatangkan dari Manchester City, dan langsung diberi nomor punggung tujuh oleh Peter Bosz. Namun sebelum meninggalkan akademi Citizen, Sancho sebenarnya masuk ke skuad Pep Guardiola.

“Sebelum menjalani pra-musim, kami punya rencana untuk memberikan dia waktu berlatih bersama tim utama,” Kata Pep sebelum laga melawan Liverpool (09/09). “Kontrak baru telah disiapkan untuknya. Secara angka, gaji yang ditawarkan cukup tinggi untuk level akademi. Tapi kemudian dia atau agennya menolak,” Aku Pep.

Pep kemudian mengatakan bahwa Sancho absen dalam latihan selama dua hingga tiga minggu. Lalu, Borussia Dortmund datang membuat perjanjian untuk Sancho. “Kami telah melakukan segalanya. Percayalah,” Tutur Pep Guardiola menyayangkan kepergian pemuda 17 tahun itu.

Sancho adalah satu dari tiga pemain muda yang ingin diorbitkan ke tim senior Manchester City bersama Phil Foden, dan Brahim Diaz. Menjadi bintang di Euro U-17 bersama Inggris sebelum akhirnya diboyong Borussia Dortmund seharga 8.73 juta Euro.

Disandingkan dengan Ravel Morrison

Kepindahan Sancho cukup mengejutkan publik sepak bola. Sky Sports bahkan mengangkat kepindahan sebagai topik untuk acara debat bersama Sam Allardyce, dan Craig Bellamy. Bellamy yang pernah membela Manchester City mengaku tidak percaya dengan kepindahan Sancho. Menurutnya, Sancho adalah satu pemain muda yang dapat menembus tim utama.

“Bagi kalian yang belum pernah melihat Sancho. Anak ini harus kalian perhatikan. Dia begitu bagus!,” Ungkap Bellamy. “Dirinya selalu mendapat pujian dari orang-orang balik layar Manchester City,” Lanjutnya. Craig Bellamy mengatakan bahwa Sancho merupakan pemain serba bisa yang tidak memilki posisi tetap. Meski begitu, ia lebih sering ditempatkan sebagai sayap kiri ketika bermain.

Meskipun memiliki talenta hebat, Bellamy dan Sam Allardyce mengaku takut. Takut Sancho pada akhirnya akan seperti Ravel Morrison. Big Sam menyebut Morrison sebagai talenta terbesar Inggris yang terbuang sia-sia. “Ia memiliki talenta, dan selalu menjadi penyelamat West Ham. Kemudian ketika kami siap memberikannya kontrak, ia hilang dari latihan.”

Hal serupa juga terjadi pada Sancho, dan Big Sam hanya bisa berharap pemain muda Inggris itu belajar banyak di Dortmund. “Semoga dirinya bisa belajar untuk berdiri sendiri. Masalahnya ketika kita pindah di usia muda, ada beberapa hal yang menghalangi. Bahasa jadi satu yang pasti, semoga dia bisa mengatasinya,” Tutur Big Sam.

Butuh Waktu

Borussia Dortmund mengaku senang berhasil mengamankan Sancho. Menurut Sport Illustrated, mereka telah mengalahkan RB Leipzig, dan Real Madrid dalam perburuan jasanya. Namun, pihak BVB tidak mau gegabah. Mereka merasa Sancho harus bersabar untuk bisa menembus tim utama.

“Kami tahu dia talenta hebat. Dirinya masih muda dan punya waktu untuk berkebang. Untuk saat ini, dia adalah aset, dan sangat membantu klub,” Kata Direktur Olahraga Dortmund Michael Zorc. Die Welt bahkan ragu bahwa Sancho bisa menjadi pengganti Dembele. “Apakah Sancho datang untuk gantikan Dembele? Bukan itu harapan kami kepadanya,” Tulis mereka menanggapi pergerakan BVB di hari terakhir bursa transfer.

Selain Sancho, Inggris juga pernah memiliki pemain muda lain yang berkebang di luar tanah kekuasaan Ratu Victoria. Gelandang Tottenham, Eric Dier belajar di Sporting CP setelah meninggalkan Everton. Sementara Owen Hargreaves besar di Jerman bersama Bayern Muenchen.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.