Dirumorkan Latih Italia, Spalleti Pilih Ancelotti

Ventura & Tavecchio cabut dari Italia | PHOTO: Delinquenti del Pallone
130

Setelah Giampiero Ventura ditendang dari kursi kepelatihan Italia, tim Azzurri tengah mempertimbangkan calon nahkoda berikutnya. Mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio resmi mengumumkan beberapa nama calon pengganti. Dari sekian nama yang dipilih, Pelatih Inter Milan Luciano Spalleti memberikan dukungannya kepada mantan nahkoda Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti.

“Saya rasa Ancelotti yang paling cocok. Dirinya merupakan pelatih yang paling kebal dengan tekanan. Pelatih di tim nasional Italia harus kuat menerima kritik. Seperti Giampiero Ventura, setelah Italia gagal berangkat ke Piala Dunia, semua menyalahkan dirinya,” Kata Spalleti seperti dikutip Tribal Football.

Spalleti sebelumnya juga sempat dirumorkan masuk ke daftar bursa pelatih Italia. Namun namanya tidak ada di jajaran calon juru taktik yang disebutkan Tavecchio. Politikus 74 tahun tersebut menyebutkan lima nama kepada Mediaset. Mereka adalah Ancelotti, Claudio Ranieri, Antonio Conte, Roberto Mancini, dan Massimiliano Allegri.

Selain Ancelotti, Spalleti juga menjagokan Claudio Ranieri sebagai nahkoda baru Italia. Menurutnya nahkoda Nantes tersebut memiliki pengalaman, namun banyak hal yang harus diurus jika Azzurri ingin menggunakan jasanya. “Saya rasa dia bisa saja menangani Italia. Tapi itu akan bergantung pada banyak hal,” Kata Spalleti.

Spalleti juga mengatakan bahwa dirinya sedang tidak memiliki minat untuk hengkang dari Inter Milan. Untuk saat ini, dirinya merasa hanya ada satu tugas. “Saat ini saya sedang memiliki pekerjaan,” Jawabnya pendek.

Tavecchio Mundur

Setelah Italia gagal berangkat ke Russia karena berhasil dikalahkan Swedia pada fase play-offs, bukan hanya Ventura yang hengkang. Carlo Tavecchio juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pemimpin asosiasi.

Dalam penjelasannya, Tavecchio merasa dirinya sudah tidak mendapat dukungan dari tim penasihat di balik layar Azzurri. “Menurut saya pengunduran diri ini sebagai langkah politik. Saya mengajak tim penasihat untuk melakukan hal yang sama, tapi tidak ada yang melakukannya,” Kata Tavecchio seperti dikutip ESPN FC.

“Setelah 18 tahun, saya merasa tak ada lagi yang mendukung. Seorang Carlo Tavecchio harus berkorban karena Ventura,” Lanjutnya.

Hingga saat ini pengganti Tavecchio belum ditentukan. Ia akan tetap menjabat sebagai Presiden FIGC dalam 90 hari ke depan. Setelah itu baru akan ada pemilihan untuk menentukan penggantinya.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.