Belum Jadi WNI, Otavio Dutra Buka Peluang Pindah

Belum juga jadi WNI, Otavio Dutra Ingin Hengkang | PHOTO: Bhayangkarafootballclub / Blogspot
127

Pemain belakang andalan Bhayangkara FC, Otavio Dutra mengaku dirinya tidak menutup peluang untuk pindah dari juara Liga 1 2017. Kontraknya bersama klub kepolisian Indonesia itu akan berakhir bulan depan, dan dirinya mengaku terbuka pada klub lain jika ada tawaran masuk.

Seperti dilansir Sepakbola.com, pemain yang pernah belajar mengenai kulit bundar di salah satu tim raksasa Brazil, Corinthians, belum menentukan pilihannya. Untuk saat ini dirinya hanya ingin menikmati liburan, serta menghargai kontrak bersama Bhayangkara yang tersisa satu bulan.

“Sudah banyak klub yang memberikan tawaran. Tapi saya belum bisa menentukan akan bermain di mana tahun depan. Saat ini masih ada kontrak dengan Bhayangkara, mungkin bulan depan,” Kata bek 189 centimeter itu.

Pekan lalu, Kompas juga melaporkan bahwa Dutra telah mendapat panggilan untuk kembali membela Persipura Jayapura, dan Persebaya Surabaya. Kedua klub tersebut pernah dibela Dutra sebelum diikat Bhayangkara FC tahun lalu. Persebaya menjadi klub pertama Dutra di Indonesia (2010-12), sementara The Black Pearls -julukan Persipura- diperkuatnya pada 2012/13.

Saat itu, Dutra juga mengatakan bahwa ada tawaran dari luar negeri yang ia dapat. “Ada juga tawaran dari tim Malaysia, dan Singapura. Lalu satu lagi klub top Indonesia,” Kata Dutra.

Janji Naturalisasi

Otavio Dutra sudah tujuh tahun menetap di Indonesia, dan dirinya ingin menjadi panji tim Garuda seperti Greg Nwokolo, dan Cristian Gonzalez. Menurut laporan Surya (via FourFourTwo), proses naturalisasi Otavio Dutra telah diurus pihak Bhayangkara FC sejak Maret. Namun, hingga saat ini dirinya belum juga berstatus warga negara Indonesia (WNI).

Bulan lalu, Dutra telah meminta kepastian kepada Manajer Bhayangkara FC Sumardji yang mengurus proses naturalisasinya sejak Maret. Dia mengaku bingung dengan keberhasilan rekan satu timnya, Ilija Spasojevic yang begitu cepat menjadi warga Indonesia.

Dutra mengaku senang karena Spaso telah mendapatkan keinginannya. Namun dia juga meminta hal serupa untuk tetap bermain di Bhayangkara sebagai pemain Indonesia.

“Saya juga bingung, dan terkejut karena tidak tahu apa-apa tentang prosesnya. Saya senang Spaso telah bisa menjadi warga Indonesia. Berarti prosesnya cepat. Tetapi kontrak saya sudah mau berakhir, jadi tolong dibantu urus agar tetap bisa di sini.”

“Jujur, banyak klub yang ingin jasa saya. Persebaya, Persib, Persipura. Jadi andai kata tidak juga mendapatkan kejelasan saya harus memilih opsi lain,” Katanya kepada bola.com.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.